** PERNYATAAN IF
Pernyataan if mempunyai pengertian, “ Jika kondisi bernilai benar, maka
perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan”.
Bentuk umum if :
if (kondisi)
pernyataan;
Bentuk penulisannya :
if (kondisi)
{
pernyataan;
……
}
Pernyataan if mempunyai pengertian, “Jika kondisi bernilai benar, maka
perintah-1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2”.
Bentuk umum if-else :
if (kondisi)
perintah-1;
else
perintah-2;
Bentuk penulisannya :if (kondisi)
{
perintah-1;
...
}
else
{
perintah-2;
...
}
* PERNYATAAN NESTED IF
Nested if merupakan pernyataan if berada didalam pernyataan if yang lainnya.
Bentuk penulisannya :
if(syarat)
{
if(syarat)
… perintah;
else
… perintah;
}
else
{
if(syarat)
… perintah;
else
… perintah;
}
{
if(syarat)
… perintah;
else
… perintah;
}
else
{
if(syarat)
… perintah;
else
… perintah;
}
* PERNYATAAN IF – ELSE Majemuk
Bentuk dari if-else bertingkat sebenarnya serupa dengan nested if, keuntungan
penggunaan if-else bertingkat dibanding dengan nested if adalah penggunaan bentuk
penulisan yang lebih sederhana.
Bentuk penulisannya :
if (syarat)
{
… perintah;
… perintah;
}
else if (syarat)
{
… perintah;
… perintah;
}
else
{
… perintah;
… perintah;
}
** PERNYATAAN SWITCH - CASE
Bentuk dari switch - case merupakan pernyataan yang dirancangan khusus
untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian.
Bentuk penulisannya :
switch (ekspresi integer atau karakter )
{
case konstanta-1 :
… perintah;
… perintah;
break;
case konstanta-2 :
… perintah;
… perintah;
break;
default :
… perintah;
… perintah;
}
Tidak ada komentar:
Posting Komentar