Rabu, 27 Juni 2012

pertemuan 10

* FUNGSI*

Fungsi (Function) merupakan blok dari kode yang dirancang untuk melaksanakan tugas khusus. Kegunaan dari fungsi ini adalah untuk:
- Mengurangi pengulangan penulisan program yang berulangan atau sama.
- Program menjadi lebih terstruktur, sehingga mudah dipahami dan dapat lebih dikembangkan.

Fungsi-fungsi yang sudah kita kenal sebelumnya adalah fungsi main(), yang bersifat mutlak, karena fungsi ini program akan dimulai, sebagai contoh yang lainnya fungsi printf(), cout() yang mempunyai tugas untuk menampilkan informasi atau data kelayar dan masih banyak lainnya.

Struktur Fungsi

Sebuah fungsi sederhana mempunyai bentuk penulisan sebagai berikuT :

Nama_fungsi(argumen)
{
… pernyataan / perintah;
… pernyataan / perintah;
… pernyataan / perintah;
}

Keterangan:
- Nama fungsi, boleh dituliskan secara bebas dengan ketentuan, tidak menggunakan spasi dan nama-nama fungsi yang mempunyai arti sendiri.
- Argumen, diletakan diantara tanda kurung “( )” yang terletak dibelakang nama fungsi. Argumen boleh diisi dengan suatu data atau dibiarkan kosong.
- Pernyataan / perintah, diletakan diantara tanda kurung ‘{ }’. Pada pemanggilan sebuah fungsi, cukup dengan menuliskan nama fungsinya.

 Prototipe dan Parameter Fungsi

Prototipe merupakan uraian dari blok fungsi yang dapat digunakan untuk mendeklarasikan ke kompiler mengenai:

• Tipe data keluaran dari fungsi.
• Jumlah parameter yang digunakan
• Tipe data dari masing-masing parameter yang digunakan.

Prototipe fungsi dituliskan di atas blok program utama dan diakhiri dengan tanda qualifier titik koma ( ; ), sedangkan blok program fungsi yang mengandung perintah-perintah atau pernyataan-pernyataan dari program berada di bawah blok program utama yang memiliki keuntungan sebagai berikut:

• Kompiler akan melakukan konversi antara tipe parameter dalam definisi dan parameter fungsi.
• Jika jumlah parameter yang digunakan dalam definisi fungsi dan pada saat pemanggilan fungsi berbeda atau tidak sama, maka akan menunjukkan kesalahan.

Sedangkan yang dimaksud dengan parameter pada fungsi adalah suatu pendefinisian nilai-nilai dari objek-objek yang dideklarasikan pada bagian argumen di fungsi. Nilai-nilai pada objek-objek tersebut didapat dari variabel-variabel yang barada pada program utama.

 Terdapat dua macam para parameter fungsi, yaitu :
• Parameter formal adalah variabel yang terdapat pada daftar parameter yang berada didalam definisi fungsi.
• Parameter Aktual adalah variabel yang digunakan pada pemanggilan suatu fungsi.

Bentuk penulisan Parameter Formal dan Parameter Aktual








Di dalam bahasa C++ ada dua cara untuk melewatkan nilai-nilai parameter ke dalam fungsi dari nilai-nilai variabel, yaitu:

 Pemanggilan dengan nilai ( Call by Value )

Pada pemanggilan dengan nilai yaitu nilai dari parameter aktual akan dimasukkan ke parameter formal. Dengan cara ini nilai parameter aktual tidak dapat berubah, walaupun nilai dari parameter formal berubah.

 Pemanggilan dengan Referensi (Call by Reference)

Pemanggilan dengan referensi merupakan pemanggilan nilai suatu parameter di dalam fungsi ke parameter actual yang disimpan pada alamat memori dengan menggunakan pointer. Cara ini dapat dipakai untuk mengubah isi suatu parameter aktual dengan melaksanakan pengubahan nilai dari suatu parameter yang dilakukan di dalam fungsi.

Pernyataan return().

Digunakan untuk mengirimkan nilai atau nilai dari suatu fungsi kepada fungsi yang lain yang memanggilnya. Pernyataan return() diikuti oleh argumen yang berupa nilai yang akan dikirimkan. Syarat utama dalam pembuatan fungsi return adalah nama fungsi yang dapat mengembalikan nilai, dikarenakan nilai hasil dari
parameter formal akan disimpan pada nama fungsi.


Jenis Variabel

Jenis Variabel pada C++ ini sangat berguna didalam penulisan suatu fungsi agar penggunaan didalam penggunaan suatu variabel tidak salah. Terdapat beberapa jenis variabel yaitu:
• Variabel Lokal.
• Variabel Eksternal atau Global.
• Variabel Statis.

Variabel Lokal

Variabel Lokal adalah variabel yang dideklarasikan didalam fungsi dan hanya dikenal oleh fungsi yang bersangkutan. Variabel lokal biasa disebut dengan Variabel Otomatis.


Variabel Eksternal

Variabel Eksternal adalah variabel yang dideklarasikan diluar fungsi yang bersifat global yang artinya dapat digunakan bersama-sama tanpa harus dideklarasikan berulang-ulang. Untuk pendeklarasian variabel ekternal ini, diluar dari fungsi main(), yang selama ini pendeklarasian variabel selalu didalam fungsi main().

 Variabel Statis

Variabel Statis dapat berupa variabel local atau variabel eksternal Sifat variabel statis ini mempunyai sifat antar lain.
• Jika variabel statis bersifat local, maka variabel hanya dikenal oleh fungsi tempat variabel dideklarasikan.
• Jika variabel statis bersifat eksternal, maka variabel dapat dipergunakan oleh semua fungsi yang terletak pada file yang sama ditempat variabel statis dideklarasikan.
• Jika tidak ada inisialisasi oleh pemrograman secara otomatis akan diberikan nilai awal nol.
Suatu variabel statis diperoleh dengan menambahkan kata-kunci static didepan penentu tipe data variabel.

Fungsi inline

Fungsi inline ( inline function ) digunakan untuk mengurangi lambatnya eksekusi program dan mempercepat eksekusi program terutama pada program yang sering menggunakan atau memanggil fungsi yang berlebih. terutama programprogram yang menggunakan pernyataan perulangan proses seperti for, while dan do –while.Inline function dideklarasikan dengan menambahkan kata kunci inline didepan tipe data.

  Function Overloading

Function Overloading adalah mendefinisikan beberapa fungsi, sehingga memiliki nama yang sama tetapi dengan parameter yang berbeda. Dapat diartikan bahwa fungsi yang overload berarti menyediakan versi lain dari fungsi tersebut. Salah satu kelebihan dari C++ adalah Overloading. Sebagai contoh membentuk fungsi yang sama dengna tipe yang berbeda-beda dan dibuatkan pula nama fungsi yang berbeda-beda pula.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar